Advertisement

"Kamu kenapa?"

"Kamu kenapa?"

Sebenarnya tidak ada yang salah dari kalimat tersebut, tapi entah kenapa aku tidak menyukainya
Memang itu salah satu pertanda orang masih mempedulikanmu
Tapi jujur, aku tidak suka
Apalagi jika hatiku sedang dalam keadaan tidak baik-baik saja
Alih-alih senang mendapat perhatian, aku malah kesal dibuatnya

"Berarti kamu tidak menghargai orang yang peduli padamu."

Tidak. Bukan seperti itu.
Hanya saja aku tidak mau menunjukan bahwa aku sedang tidak baik-baik saja
Aku anak yang lemah, asal kamu tahu
Sekali kamu bertanya seperti itu saat kondisi hatiku sedang tidak baik-baik saja, maka mataku akan berkaca-kaca karenanya
Itu.
Itu yang tidak ingin aku tunjukan.
Kamu cukup mengenal saat aku bahagia saja
Tidak perlu tau bahwa aku secengeng itu
(Oke, baiklah, kini kamu sudah tau kan?)

Maaf
Aku lebih suka mengalihkan atau menyudahi perbincangan saat kamu mulai bertanya-tanya
Jadi, tenang saja
Aku gapapa
Aku baik-baik saja
Aku akan kembali tersenyum dan ceria seperti biasa
Tapi tolong, jangan banyak mendesak untuk mendapat jawaban
Nanti aku akan bercerita, tentunya
Harap kamu sabar dan tak banyak bertanya

Aku baik-baik saja


Posting Komentar

0 Komentar