Advertisement

Yakin Aja Allah Pasti Bakal Nolongin

sumber: pinterest/karyapemuda.com


Allah itu baik banget ya sama kita.  Dia selalu tau apa kesusahan kita. Selalu ada nolongin kita.  Percaya gak?  Harus percaya dong!  Baru-baru ini aku pun merasakan sendiri nikmat yang Allah berikan melalui perantara hamba-hamba-Nya.  

Berbeda dengan September,  bulan ini keuanganku lagi berantakan.  Ada beberapa pengeluaran yang gak sesuai atau bahkan di luar budget-ku.  Akhirnya aku pun harus memangkasnya dan beberapa kali puasa supaya uang yang aku pegang cukup hingga waktunya gajian. 

Ternyata, walaupun aku sudah meminalisirnya, tetap saja masih kurang untuk menutupi keperluanku di hari-hari selanjutnya. Aku pun tidak mau meminjam atau meminta kepada kakak atau ibu dan bapakku. Rasanya itu akan memberatkan mereka. 

Saat itu aku benar-benar bingung bagaimana mengaturnya lagi.  Pasalnya, jika dihitung-hitung hanya cukup untuk ongkos dua minggu ke depan. Namun, saat sedang bingung-bingungnya,  alhamdulillah ada saja pertolongan dari orang-orang sekitar. 

Salah satunya ialah dari kantorku. Minggu ini memang dijadwalkan akan ada peluncuran buku di salah satu hotel Jakarta. Awalnya aku sama sekali tidak terpikir untuk diajak ke acara tersebut. Sebab, apa urgensinya? Untuk apa pula aku diajak ke acara yang notabene untuk orang-orang penting saja.

Tapi qadarallah, atasanku justru memilih aku sebagai perwakilan bersama dua orang lainnya. Awalnya aku sempat ogah-ogahan. Sebab, selain menghadiri peluncuran, kantorku pun sekalian menjual buku terbitan kami. Aku sudah membayangkan bahwa aku harus teriak-teriak menjajakan buku pada orang-orang. Itu sungguh sesuatu yang bukan aku banget, kan? hahaha. Tapi, karena harus bersikap profesional, aku pun nurut saja untuk ikut. 

Semalaman aku gugup. Membayangkan harus bersikap seperti apa di hari esok. Berkali-kali aku menghafalkan harga-harga buku beserta diskonnya. Aku pun mencoba membaca dan memahami beberapa sinopsis dari buku-buku bestseller, supaya jika ada pembeli yang bertanya aku tidak kebingungan.

Apa yang aku khawatirkan semalaman ternyata tidak semenakutkan seperti yang dibayangkan. Acara peluncuran dan jualan pun berjalan dengan lancar. Setelah zuhur rombongan kami kembali ke kantor untuk merapikan buku-buku yang tidak terjual.

Sesampainya kantor, aku tidak menyangka bahwa akan ada bonusnya. Katanya, karena hari libur anggap saja uang lembur. Lebih tidak menyangka lagi kalau hasil dari penjualannya beberapa persennya dibagi rata. Alhamdulillah. Aku benar-benar bersyukur. Saat aku sedang kesusahan, Allah selalu ada dan menolongku. 

Tidak hanya itu, saat aku puasa pun teman kantor ada pula yang membagi makanan. "Buat nanti buka,"katanya. Alhamdulillah. Emang ya, kalo kita selalu berbuat baik, selalu percaya sama rencana Allah, insyallah kebaikan dan pertolongan pasti akan kita dapatkan kembali. 





 


Posting Komentar

0 Komentar